26/01/2022

Berlanjut,,!!! Ini Pengakuan Orang Tua Memberi ‘Pelicin’ Guna Masukkan Putranya ke Sat Pol PP Merangin

2 min read

BANGKO – Teka Teki dugaan terima suap dalam merekrut lima orang anggota Pol PP Kabupaten Merangin yang tidak mengikuti aturan “Bodong” sepertinya kian terhendus.

Pasalnya, fakta fakta dilapangan menunjukan jika kuat dugaan Gravitasi (Suap) memang benar adanya. Puluhan juta rupiah “Upeti”(Uang Pelicin) mengalir ke oknum salah satu Pol PP Merangin untuk tiga orang dari lima orang anggota Satpol PP ‘Bodong’ yang masuk tahun 2021 ini.

Mirisnya lagi, beredar kabar hal ini diintruksikan lansung oleh Plt Kasat Pol PP Sabraini melalui oleh salah satu Kasubag Kepegawaian dan selanjutnya ke salah oknum Satpol PP.

” Kan lima orang itu yang di masukan 2021 ini, itu gak ada yang diklat semuanya ilegal. Dua orang anak Kasubag dan Kabid. Yang tiga orang itu orang luar salah satunya famili saya, keluarga saya itu di minta RP 25 juta,” beber sumber dari instansi penegak Perda itu sendiri Senen (17/5).

Masih menurut sumber, pada mulanya terbongkarnya memfaatkan jabatan ini berawal dengan rasa penasaran, dan mencoba bertanya dengan orang tua salah satu anggota yang sudah masuk tanpa tes itu.Tanpa ragu ragu orang itu membuka percakapan dari awal hingga akhir.

“Katanya, dia didatangi salah satu oknum Satpol PP atas perintah Plt Kasat melalui Kasubag untuk meminta uang pelincin sebesar Rp 25 juta,” tambah sumber menirukan kata orang tua anggota Satpol PP telah bekerja saat ini tanpa melaui diklat.

Sempat orang tua dari anak tersebut tidak yakin. Ia tegaskan ke salah satu oknum Satpol PP yang kerumahnya itu apakah ini benar atau tidak.

” Yo nian apo idak. Nanti aku kasih duit yang kamu minta, anak aku dak jadi pulo. Lalu di kasih uang tersebut Rp 25 juta, tak menunggu lama ada saya di panggil untuk kerja, ternyata benar,” beber sumber lagi.

Sedangkan, tutur sumber, yang dua orang lainnya juga demikian. Mereka di banderol Rp 25 juta satu orang. Jadi tiga orang tersebut, total semuanya Rp 75 juta.

” Anak Kausubag, dan Kabid dak tau kito berapo dio bayar. Yang jelas tetap bayar, tapi tak sebanyak orang lain. Menariknya lagi, sejak pemberitaan ini mencuat petinggi Pol PP pada berkumpul. Isu selintingan kata mereka yang penting  tidak di periksa inspektorat aja,” pungkasnya sumber.

Sementara itu, Plt Kasat Pol PP Kabupaten Merangin Sabraini dikonfirmasi via Whatsapp soal ini, nampaknya memilih bungkam. Wa hanya diintip tapi tidak baca. (*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.