28/11/2021

Baru Dibangun Tak Berpungsi,,,!!!Proyek Pamsimas Padat Karya Desa Teluk Sekumbang Disoal Masyarakat

2 min read

BANGKO – Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Padat Karya Desa Teluk Sekumbang Kecamatan Muara Siau syarat masalah.

Pasalnya, sejauh ini proyek yang dikerjakan tahun 2021 baru selesai dibangun yang menelan dana pusat sebesar Rp 350 juta yang ditambah Dana Desa setempat Rp 35 juta tidak berpungsi.

“Baru di bangun, tapi tidak berpungsi airnya tak mengalir kerumah warga. Kemudian, vipa yang dipasang tidak bermutu sehingga banyak yang bocor,” kata NI (28) warga Desa Teluk Sekumbang ke media ini Kamis (18/9).

NI melanjutkan, hampir segenap masyarakat Desa saat ini mengeluh karena tidak berpungsinya Pamsimas tersebut. Masyarakat menganggap panitia yang menangani proyek itu bermain sehingga tidak menjaga kualitas pekerjaan.

” Rata rata masyarakat mengeluh, biaya buat besar. Sementara, tidak bermamfaat bagi masyarakat Desa itu. Masyarakat berharap panitia bertanggung jawab dengan kerjanya,” ujarnya.

Sementara, Kades Desa Teluk Sekumbang Sholihin di konfirmasi awalnya membantah jika masyarakatnya mengeluh. Namun, membenarkan ada kerusakan di proyek hingga sehingga menyebabkan air tidak mengalir kerumah warga.

“Kalau air belum berpungsi iya karena ada piva yang bocor. Tapi, lagi tengah dilakukan pembenahan di sambungan piva,” jawab Kades.

Untuk lebih jelasnya, sambung Kades, meminta media menghubungi ketua panitia yang menangani hal tersebut. Karena segala sesuatu yang terjadi di lapangan tanggung jawab panitia.

” Lebih jelasnya lagi hubungi aja ketua panitia. Karena dia yang di percayakan masyarakat,” tukasnya.

Sedangkan ketua Panitia yang menangani hal tersebut Arifin dikonfirmasi agak terkesan agak menantang. Ia mengatakan, siapa masyarakat yang melaporkan hal ini. Intinya, pekerjaan udah selesai tapi belum dipungsikan karena bocor, dan saat ini sudah diperbaiki.

“Yang jelas udah selesai, tapi belum dipungsikan karena ada yang bocor. Siapa masyarakat yang melaporkan, coba tolong tunjukan.

” Sampaikan aja, ke masyarakat itu bahwa yang jelas pekerjaan itu udah selesai, yang bocor kemaren udah diperbaiki. Tunjukan aja siapa masyarakat yang melapor ini,” tegas Arifin.

Arifin mengakui, jika dalam proyek tersebut memamg ada kualitas dan mutu pekerjaan yang tidak bagus sehingga berdampak menyebabkan kebocoran.

” Ya betul, kemaren itu saya bilang baknya bocor. Makanya kami benahi lagi, mungkin dalam minggu ini bida dipungsikan,” pungkasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *