28/10/2021

Amburadul,…..! Sejumlah Rekanan Keluhkan Laporan Proyek di Disparpora Merangin

1 min read

BANGKO – Beberapa rekanan Kabupaten Merangin sempat mengeluh terkait ‘Bobroknya’ tata kelola pelaporan fisik proyek di Dispora Merangin.

Sebut saja M contohnya, salah satu rekanan yang mendapatkan pekerjaan proyek di Dinas Pimpinan Sukoso tahun 2020 ini.

Ia nampaknya meradang lantaran tak bisa memperpanjang kotrak (Adendum), yang merupakan syarat pencairan sebesar 10%, yang disebabkan pihak Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) Dispora Merangin tidak bisa membuat laporan hasil proyek.

“Ceritanya begini, ada kabar ada pencairan 10% dari proyek yang kami kerjakan dengan syarat perpanjang kontrak (Adendum). Tetapi disaat mau ngurus itu PPTK dikantor itu, tak bisa buat laporannya,” ujar M saat memberkan masalah itu ke media ini Rabu (14/10).

Bahkan sebut M, PHO yang membuat laporan dikantor tersebut, sudah mengundurkan diri. Karena, merasa gak mampu lagi.

” Apa gak nya, dia hanya merasa kerjalah yang dapat, sementara hasilnya gak ada,” tutur M lagi.

Tak hanya M, hal senada yang dikatakan R, yang tak lain juga rekanan yang mendapat proyek Disparpora itu.

” Pokoknya kacau balau semuanya.Tak satupun sampai saat ini yang bisa ngurus berkas Adendum dinkantor tersebut,” ujar R.

Mirisnya lagi, tambah R, Konsultan prencanaan proyek tersebut, banyak yang gak mau lagi buat laporan.Karena tidak sesuai dengan penawaran.

” Gimana konsultan buat laporan, karena tak sesuai dengan penawaran. Itu alasan mereka cuma kerja yang dapat hasilnya gak ada,” bebernya.

Sementara Kadis Disparpora Merangin Sukoso di konfirmasi terkait melalui via Whatsapp terkait persoalan tersebut sepertinya tidak menapik hal itu.
Soalnya, cuma di baca tetapi tidak dibalas.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *