20/10/2021

Menelusuri Jejak Peradaban Purba di Merangin

1 min read

BANGKO-Merangin mempunyai sejarah yang panjang terhadap peradaban manusia sejak masa lampau. Hal ini dapat dilihat dari adanya situs batu yang disebut peninggalan zaman batu besar atau atau megalitikum.

Peninggalan-penginggalan zaman batu besar ini banyak terdapat didaerah dataran tinggi di Merangin, terutama dikawasan Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat dan Jangkat Timur.

Berupa batu larung yang konon disebut digunakan manusia pada waktu itu sebagai tempat pemujaan. Ini bisa ditemukan di kawasan Nilo Dingin, Dusun Tuo, Desa Lubuk Mentilin dan Jangkat Timut.

Jangcik Moza, Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Merangin, mengatakan adanya situs tersebut menandakan bahwa sejak zaman purba, peradaban manusia di Merangin sudah ada.

“Kerena batu ini di ukir oleh manusia, bukan bentukan alam. Arkeolog juga sudah melihat itu,” ujar Jangcik.

Ia menyebutkan, setidaknya terdapat 12 situs megalitikum yang tersebar di kemacamatan Lembah Masurai dan kawasan Jangkat. Namun dari 12 tanda peradaban purba di Merangin ini.

“Hanya dua situs yang sudah di kelola yakni situs batu larung desa Tuo dan situs batu larung Nilo Dingin, keduanya di kecamatan Lembah Masurai,” katanya.

Selain itu temuan balok-balok batu berukuran besar tidak lama ini juga ditemukan di Jangkat Timur. Susunan balok kayu itu juga disebut peninggalan megalitikum.(TM04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *