25/10/2021

Seluruh Pasien Covid 19 di Merangin Sembuh Total, Ternyata Ini Rahasianya

2 min read

Merangin – Seluruh Pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kbupaten Merangin dinyatakan sembih total, total Sebanyak 21 orang Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Merangin terkonfirmasi sudah sembuh semua.

Kesembuhan pasien ini, memberikan angin segar kepada seluruh warga yang ada di Kabupaten Merangin dan selitarnya, sehingga aktivitas perwkonomian rakyat juga turut kembali pulih.

Keseriusan dan kedisiplinan Pemerintah kabupaten (Pemkab) serta kerja keras petugas kesehatan dalam menangani setiap kasus yang muncul, tentu menjadi faktor utama kesembuhan pasien covid 19.

Selain selalu mentaati protokol kesehatan Bupati Merangin Al Haris terus menghimbau masyarakat merangin untuk terus mematuhi himbawan pemerintah.

Selain itu, ada kiat khusus untuk pwnyembuhan pasien covid, dirinya bersama ketua TP PKK Merangin Hesindar, selalu menyiapkan stok madu asli Merangin, dan terus meracik daun Sungkai untuk dikonsumsi pasien covid yang dirawat setiap hari, sejak muncul kasus di Merangin.

“Untuk racikan daun sungkai  sendiri,  itu ibu yang meracik sendiri. Daun sungkai itu direbus beberapa helai dengan campuran air putih 7 gelas dan menjadi 5 gelas. kemudian diseduhkan lalu siap diberikan terhadap pasien covid-19,” ungkap Al Haris.

Al Haris juga menjelaskan, setiap harinya dirinya selalu menyiapkan madu dan racikan dengan daun Sungkai, untuk dikonsumsi oleh pasien yang dirawat di RSD Kol. Abundjani Bangko.

“Saya hanya menyiapkan stok madu dan saya intruksikan racikan daun sungkai dan madu itu, untuk dikonsumsi setiap hari terhadap para pasien covid 19 di Merangin,” terang Al Haris.

Memang lanjut Al-Haris, belum ada penelitian yang pasti apakah rebusan daun sungkai itu bisa menyembuhkan pasien covid, namun dari beberapa literatur yang dibacanya ada banyak khasiat dari racikan daun sungkai tersebut.

“Khasiat dari madu jelas meningkatkan imun tubuh. Sederhananya begini. Iya, kalau memang racikan daun sungkai dan madu tersebut, jadi pematik kesembuhan pasien covid, tentu kita sangat bersyukur sekali pada Allah SWT,” ucap Al Haris.

Meski kini Merangin sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat, lanjut dikatakan Al Haris, namun dirinya tetap mengimbau terhadap warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

“Jaga jarak aman, gunakan masker, dan rajin mencuci tangan. Itu yang saya minta hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sampai sekarang tim gugus tugas covid-19 Merangin masih terus bekerja,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *