20/10/2021

Pupuk Subsidi Langka di Merangin

1 min read

BANGKO – Pupuk bersubsidi saat ini sulit didapat di kabupaten Merangin. Bahkan sejak dua bulan terakhir pupuk subsidi seperti phonska/NPK, SP 36, urea dan organik sulit didapatkan, baik ditingkat pengecer maupun distributor.

Sementara petani sangat membutuhkan pupuk bersubsidi karena masuk musim tanam. Seperti diungkapkan petani Desa Bukit Subur, Kecamatan Tabir Timur, Amir. Ia mengatakan petani sawit ini sulit untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Saat ini sudah sulit mendapatkan pupuk bersubsidi, dan kenapa pupuk itu tidak ada lagi, kami juga tidak tahu, “ sebutnya.

Serupa juga dikatakan, Yahya, petani asal Pamenang bahwa saat ini sangat sulit untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Padahal saat ini pupuk tersebut sangat dibutuhkan oleh semua petani di Kabupaten Merangin.

“Kita petani sangat menyayangkan jika pupuk bersubsidi tidak bisa didapatkan dan kami patani hanya bisa mengeluh, “ ucap Yahya.

Asnan, petani sawit di Kecamatan Bangko Barat juga mempertanyakan kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi belakangan ini. Ia mengatakan pupuk sangat dibutuhkan petani,  karena akan berpengaruh dengan hasil.

Sementara menurut pengurus salah satu LSM ternama di Merangin ini, meningkatkan kesejahteraan petani merupakan program Gubernur Jambi Zumi Zola.

“Kalau tidak ada pupuk bersubsidi, macamano hasil panen nak berlimpah. Kalau petani tidak ada hasil maka petani akan sengsaro. Semenara bapak Gubernur kito salah satu programnya meningkatkan kesejahteraan petani, “ katanya.

Menurutnya, pihak-pihak terkait harus mencari solusi terkait langkanya pupuk bersubsidi tersebut.

“ Kita berharap kepada pihak-pihak terkait untuk segera mengambil solusi agar pupuk bersubsidi yang menajdi hak petani tidak langka dan petani tidak perlu menjerit lagi, “ pungkasnya. (TM08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *