20/10/2021

Kelangkaan Gas Elpiji, Koperindag Surati Dirjen Migas

1 min read
ilustrasi

ilustrasi

BANGKO – Kelangkaan gas 3 kg yang terjadi belakangan ini ternyata berdampak terhadap sejumlah aktivitas harian di pasar rakyat Kota Bangko. Hal ini memaksa pemerintah untuk mencari solusi cepat guna mengatasi kelangkaan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Merangin, sudah menyurati Direktorat Jendral Minyak dan Gas (Migas) guna melakukan penambahan kuota gas untuk Kebutuhan Kabupaten Merangin setiap bulannya.

Kebutuhan gas di Merangin yang awalnya sekitar 95 ribu tabung per buklannya, akan di tambah menjadi 185 ribu tabung, guna menutupi kelangkaan yang terjadi belakangan terakhir.

“Kita sudah surati Dirjen Migas, untuk menambah kuota kita dari 95 ribu per bulan menjadi 185 ribu per bulannya, kita harpa ini bisa terealisasi,” ungkap Sardaini, Kadis Koperindag Kabupaten Merangin usai kepada Terasmerangin.com.

Sardaini, menuturkan pihaknya sudah  melakukan pemantauan di lapangan, dan pihaknya berencana untuk kembali mengatur ulang proses ditribusi gas, terutama untuk daerah jauh. Dan itu akan di sesuaikan dengan harga eceran yang standar.

“Nanti proses ditribusinya akan kita atur ulang, karena harga di Kota Bangko sekitar Rp 23 ribu per tabung, tapi di daerah yang jauh, bisa lebih tinggi, dan akan kita sesuaikan dengan jarak tempuhnya,” tandasnya.(TM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *