28/11/2021

Ini Penyebab Langkanya Gas 3 Kg Menurut Diskoperindag

1 min read

Bangko – Gas elpiji 3 kg akhir-akhir ini langka di Kabupaten Merangin. Sulitnya mendapatkan gas bersubsidi itu membuat ibu rumah tangga terpaksa masak dengan kayu bakar.

Akibat langkanya gas elpiji 3 kg ini, membuat harga gas dipasaran melambung tinggi. Harga pertabung gas 3 kg tidak lagi sesuai standar.

Sardaini, Kepala Dinas Keperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Merangin mengatakan kelangkaan gas 3 kg ini dikarenakan sedikitnya pasokan.

Ia menyebutkan pasokan gas bersubsidi ke Merangin perskali distribusi hanya 90 ribu tabung. Sementara kebutuhan lebih dari 100 ribu tabung setiap bulannya.

“Gas langka di Merangin karena pasokan kurang, kita cuma dapat 98 ribu tabung dalam sebulan. Sementara kebutuhan kita lebih dari seratus ribu tabung” ujar Sardaini.

Untung mengantisipasi kelangkaan gas berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten Merangin  telah mengirim surat penambahan kuota gas 3 kg ke Kementria Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Bapak Bupati sudah kirim surat untuk penambahan kuota gas ke kementrian ESDM. Usulan kita dari kuota 98 ribu menjadi 185 ribu tabung,” jelasnya.

Terkait harga gas yang melabung tinggi, Sardaini mengharapkan agar para agen tidak membani masyarakat. “Kita harap naiknya tidak terlalu tinggi,” tuntasnya.(TM07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *