28/11/2021

Harga Karet Belum Stabil, Omset Pedagang Turun Dratis.

1 min read

BANGKO – Merosotnya harga komoditi karet sangat berdampak terhadap perekonomian, seperti dua pasar tradisional di kota bangko yang terlihat sangat minim pembeli, sebagai pelaku usaha para pedagang sangat merasakan dampak dari merosotnya harga karet, pasalnya  beberapa bulan terakhir pembeli yang ingin berbelanja ke pasar sangat merosot tajam sehingga dikawasan pertokoan tampak sepi pengunjung.

 

Warga masyarakat Merangin yang secara garis besar bergantung pada sektor pertanian komoditi karet sangat resah dengan ajloknya harga komoditi yang merupakan salah satu andalan Kabupaten Merangin.

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu pedagang pakaian dan asesoris Majid di pasar bawah ujung tanjung saat di bincangi terasmerangin.com di area pertokoan miliknya.

 

“kalau keadaanya begini terus, bisa bisa semua pedagang angkat kaki dari pasar  ini karena bisa bangkrut tidak ada pembeli,” keluhnya.

Namun dirinya berharap pemerintah dapat mencari solusi dan jalan yang tepat untuk menaikan harga karet dan sawit yang merupakan komoditi andalan masyarakat Merangin.

 

“Kami berharap, pemerintah jalan keluarnya, dalam membantu masyarakat dalam meningkatkan tarap hidup masyarakat karena seperti kami para pedagang, karena sumber kehidupan kami ya dari hasil berjualan,” harapnya

Harapan dari masyarakat pemerintah dapat kembali menormalkan harga getah karet, karena sebagian besar merangin adalah perkebunan karet dan sawit, sehingga garis kemiskinan tidak turun sampai ke titik terendah.(TM05)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *