12/08/2022

Nyangob Dusun,,!!! Al Haris Ceritakan Peliknya Kehidupan Saat Meniti Karir, Kini Jabat Gubernur Jambi

2 min read

BANGKO – Gubenur Jambi Al Haris beserta istri Hesnidar Haris pulang ke tanah kelahirannya di Desa Sekancing Kecamatan Tiang Pumpung Kamis (23/12) petang.

Nyangub Dusun dalam bahasa Desa Sekancing (Tinjau Dusun -red) itu, setelah Al Haris kali pertama menjabat sebagai Gubernur Jambi.

Acara yang di fokuskan di Lapangan desa terbut, juga di barengi syukuran oleh masyarakat Desa Sekancing atas keberhasilan putra daerahnya menjadi tampuk pimpinan di Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Al Haris dalam pidatonya, mengucapkan terima kasih karena selama ini telah memberikan dukungan doa sehiingga bisa mencapai titik saat ini mendapatkan amanah dari masyarakat Jambi.

“Saya berada pada posisi saat ini, tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat Desa Sekancing yang saya cintai, tanah dimana saya dilahirkan dan dibesarkan,” tutur Al Haris haru.

Meski demikian, kata Al Haris keberhasilan saat ini juga tidak lepas dari tangan dari ayahanda Hasan Basri Agus (HBA), yang sudah dianggap sebagai orang tuanya.

” Untuk itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hasan Basri Agus (HBA). Selain menjadi guru, sahabat, dan orang tua.

“Pak HBA telah banyak berjasa yang selama ini telah membimbing saya, hingga bisa berada pada posisi saat ini mendapatkan amanah untuk memimpin Provinsi Jambi. Berkat arahan bimbingan, arahan dan dukungan dari Pak HBA saya bisa terus melanjutkan sekolah,” papar Al Haris.

Awal mula, sambung Al Haris, ia meniti karir hanya sebagai PNS golongan I hanya bermodalkan ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan, dirinya, harus menunggu setahun untuk mendapatkan SK PNS.

“Saya mengawali karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari golongan I karena saat mendaftar PNS menggunakan ijazah SMP. Saat lulus PNS, harus menunggu setahun untuk mendapatkan SK PNS sehingga selama menunggu SK turun harus berjualan martabak untuk menyambung hidup,” tutur Al Haris.

“Dalam pikiran saya waktu itu, setidaknya saya bisa melanjutkan hidup dengan berjualan martabak jika SK PNS tidak juga keluar. Alhamdulillah, bulan Maret 1992 SK PNS keluar dan ditempatkan di RRI sebagai staf teknis sebagai operator studio dengan golongan I.b,” lanjut Al Haris.

Begitu banyak dinamika kehidupan yang harus dilalui, sehingga sampai di posisi saat ini. Dia bertekad untuk terus bekerja keras untuk masyarakat Jambi.

“Dengan banyaknya proses dan berbagai dinamika kehidupan dilalui hingga saat ini saya mendapatkan amanah dari masyarakat Jambi untuk memimpin Provinsi Jambi. Sungguh tidak menyangka bisa berada di posisi seperti ini, untuk itu saya meminta masyarakat Desa Sekancing untuk terus mendukung dan mendoakan saya dalam memimpin Provinsi Jambi sehingga Provinsi Jambi menjadi lebih baik lagi,” tuntasnya. (*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.